LatestArtikel
08 April 2026

Planning untuk Ketidakpastian

Tim mine planning selalu bekerja di bawah tekanan untuk memenuhi target pada beberapa horizon waktu, sering kali menghadapi perpaduan rumit berbagai variabilitas operasional, pergeseran kondisi, dan prioritas yang berubah. Planning engineer ditantang untuk memprediksi masa depan dengan menyimpulkan pemahaman yang mendalam dari data historis untuk memandu pengambilan keputusan dan membentuk outcome yang diharapkan.

Pada saat yang sama, kebanyakan planning tools yang digunakan saat ini masih berfungsi pada input deterministik – menghasilkan satu hasil untuk setiap aktivitas. Jika memikirkan sistem secara utuh, memahami suatu proses berarti memahami kapasitas, batasan, dan variabilitasnya, yang pada gilirannya memungkinkan perusahaan pertambangan membingkai sasaran sebagai rentang daripada sebagai titik tetap.


Hal ini mengangkat pertanyaan penting untuk perencanaan jangka panjang dan taktis: jika kinerja merupakan variabel yang inheren, haruskah schedule juga mencerminkan variasi itu?


Operasi pertambangan terus mengumpulkan data produksi untuk pelaporan. Planning engineer dapat menggunakan data tersebut untuk membuat distribusi probabilitas untuk ketersediaan, utilisasi, dan durasi tugas, menciptakan peluang untuk meningkatkan pemahaman kita dan mengomunikasikan risiko. Sebelum mengamati detail dari pembuatan distribusi ini, penting untuk menanyakan – mengapa harus mempertimbangkan variasi dalam membuat rencana?


Merencanakan variasi ke dalam schedule memungkinkan kita membuat keputusan yang matang mengenai risiko dan peluang. Dengan menjalankan ratusan skenario probabilistik, kita dapat mengungkap tugas mana yang mendatangkan risiko terbesar, di mana schedule paling sensitif, dan di mana kita dapat dengan yakin menginvestasikan lebih banyak waktu.


Menganalisis data produksi membuka peluang untuk membedakan antara sinyal yang bermakna dan noise latar belakang. Daripada bereaksi terhadap fluktuasi performa harian, kita dapat membuat keputusan dengan keyakinan statistik, memastikan kita tetap berfokus pada sasaran jangka panjang daripada melakukan koreksi berlebihan terhadap variasi normal yang diharapkan.


Engineer dapat membuat distribusi probabilitas untuk mendapatkan variabel schedule penting: laju produksi jumbo, ketersediaan peralatan, utilisasi, dan laju produksi. Pergeseran laju dan durasi ini memungkinkan kita untuk memodelkan berbagai outcome yang dapat terjadi, beralih dari asumsi atas satu jalur deterministik menuju pemahaman akan sebaran hasil yang mungkin terjadi.

Bin (Percent Modifier of Production Rate)
Gambar 1: Contoh distribusi yang mewakili percent modifier untuk tugas yang berbasis laju atau durasi.

Setelah diperoleh, distribusi itu dapat dimasukkan ke dalam tool Variations pada Deswik Planning untuk mulai mengevaluasi skenario untuk rencana tambang kita. Ratusan atau ribuan skenario dapat dijalankan dalam Variations, dan tool seperti Microsoft Power BI dan dapat digunakan untuk mengagregasi hasil dan mengonversi output mentah menjadi wawasan perencanaan.

Contained Oz by Year
Gambar 2: Plot Box & Whisker dari 100 skenario menggunakan distribusi normal untuk melakukan simulasi utilisasi shovel yang efektif.

Dalam gambar 2, kita dapat melihat bahwa 2026-2028 mempunyai maksimum/minimum yang relatif ketat, sedangkan 2029 dan 2030 jauh lebih sensitif terhadap utilisasi. Tool seperti Power BI memungkinkan kita untuk mengisolasi berbagai skenario ini dan mengamatinya lebih dalam.

Mengevaluasi skenario yang dibuat oleh Deswik Variations membantu mengidentifikasi tugas yang secara konsisten muncul pada jalur kritis. Informasi ini sangat berharga dalam memandu prioritas perencanaan. Hal ini akan membantu engineer untuk memfokuskan sumber daya pada aktivitas yang paling penting untuk keberhasilan rencana. Sebaliknya, perencanaan deterministik memberikan hanya satu titik referensi untuk jalur kritis kita – yang dapat bergeser di bawah variabilitas produksi normal.

Underground Conveyor Ore Bin Start Date
Gambar 3: Tanggal mulai probabilitas, diplot dari data yang berasal dari 50 skenario yang menunjukkan rentang keyakinan tanggal mulai underground conveyor ore bin.

Skenario yang diagregasi dapat dievaluasi untuk melacak tugas-tugas penting di dalam setiap skenario untuk memberikan rentang keyakinan. Chart di atas menunjukkan celah lebar pada tanggal mulai antara P25 (titik ketika 25% dari outcome selesai lebih awal) dan P80 (titik ketika 80% outcome selesai lebih awal), menyoroti risiko yang ada dalam skenario kita. Hal ini memungkinkan planner untuk mengevaluasi rantai tugas yang mengarah pada ore bin, dan merencanakan kontingensi dan trade-off untuk mempersempit celah tersebut.

Merangkul variasi inheren pada mine planning meningkatkan komunikasi pemangku kepentingan dan mendukung perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih resilien, membantu tim membuat schedule yang lebih baik dalam mencerminkan realitas pertambangan.


Apakah Anda menyertakan probabilitas dalam rencana tambang Anda? Berikan komentar di bawah untuk menjelaskan bagaimana Anda menerapkannya, dan jika Anda memanfaatkan tool Variations Deswik, yang disertakan dengan Deswik Planning.

Understanding Variation: The Key to Managing Chaos oleh Donald J. Wheeler merupakan informasi yang sempurna di dunia variasi dan memberikan wawasan yang sempurna mengenai penggunaan variasi untuk mengelola unpredictability dan risiko. Sumber ini memberikan contoh praktis cara menganalisis dan menginterpretasikan variasi pada berbagai konteks bisnis yang berbeda.


Authors
Technical Sales Lead pada Business Development Dalton Moncion